Sabtu, 27 Maret 2010

Setup Windows Server 2003 – Bagian 1


Artikel ini adalah tutorial singkat mengenai instalasi Windows Server 2003 ke komputer PC untuk digunakan dalam sistem Voucha II. Jika Anda menggunakan server built-up seperti IBM xSeries atau Dell PowerEdge, anda harus baca manual instalasi yang disertakan bersama server tersebut. Instalasi ini dapat diterapkan pada :

  1. Windows Server 2003 x86
  2. Windows Server 2003 x86 Service Pack 1
  3. Windows Server 2003 x86 R2
  4. Windows Server 2003 x86 Service Pack 2

Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:

  1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
  2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
  3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.

Baiklah mari kita mulai:

Boot komputer dengan CD Windows Server 2003

Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.

Windows Server 2003

Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA

Windows Server 2003

Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.

Membuat Partisi

Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).

Windows Server 2003

Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.

Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.

Windows Server 2003

Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.

Windows Server 2003

Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.

Windows Server 2003

Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang.
Windows Server 2003

Windows Server Setup GUI

Windows Server 2003

Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:

Windows Server 2003

Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.

Windows Server 2003

Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’

Windows Server 2003

Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.

Windows Server 2003

Windows Server 2003

PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.

Windows Server 2003

Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.

Windows Server 2003

Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.

Windows Server 2003

Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003

Kamis, 25 Maret 2010

Autoruns Software Pengecek Startup di Windows

Apabila Anda curiga dengan loading startup di Windows yang kadang bisa berisi virus dan trojan, utility portable bernama Autoruns ini mungkin bisa Anda menonaktifkannya. Program kecil ini sangat efektif digunakan untuk membuang virus, trojan dan sejenisnya yang loading di memori secara otomatis.

Selain itu Autoruns juga bisa mematikan semua loading startup yang Anda rasa tidak diperlukan dan mengganggu kinerja komputer. Autoruns juga bisa menghapus semua loading yang tidak Anda perlukan lagi.

Klik dibawah ini untuk mendapatkannya....

Download Autoruns

This utility, which has the most comprehensive knowledge of auto-starting locations of any startup monitor, shows you what programs are configured to run during system bootup or login, and shows you the entries in the order Windows processes them.

These programs include ones in your startup folder, Run, RunOnce, and other Registry keys. You can configure Autoruns to show other locations, including Explorer shell extensions, toolbars, browser helper objects, Winlogon notifications, auto-start services, and much more. Autoruns goes way beyond the MSConfig utility bundled with Windows Me and XP.

Autoruns' Hide Signed Microsoft Entries option helps you to zoom in on third-party auto-starting images that have been added to your system and it has support for looking at the auto-starting images configured for other accounts configured on a system. Also included in the download package is a command-line equivalent that can output in CSV format, Autorunsc.

You'll probably be surprised at how many executables are launched automatically!

Autoruns works on all versions of Windows including Windows XP 64-bit Edition (for x64) and Windows Server 2003 64-bit Edition (for x64).



Mengubah File PDF Menjadi Word dengan PDF to Word Converter



AnyBizSoft PDF to Word Converter merupakan software untuk konversi dokumen PDF menjadi word, baik word 2010 (.docx), 2007 (.docx) atau 2003 (.doc). Text asli di pdf, layout, gambar dan hyperlink dapat dipertahankan dan mirip sesuai aslinya. Hanya dengan satu kali klik saja, maka kota dapat mengkonversi file pdf dengan mudah dan cepat.


Beberapa fitur Software ini antara lain :
- Tampilan yang sederhana, sehingga memudahkan
- Kemampuan mengkonversi secara penuh atau halaman tertentu saja
- Konversi banyak file PDF sekaligus
- Konversi File PDF dengan klik kanan file dan memilih menu “Convert with AnyBizSoft PDF to Word Converter”
- Konversi file PDF yang di enkripsi dengan memberikan passwordnya.
- Mendukung Office word 2010, 2007 dan 2003
- Mendukung spesifikasi Adobe PDF 1.0 – 1.7

Sistem yang didukung : Windows 2003/XP/Vista dan Windows 7 32 bit ada juga versi untuk Macintosh. Selain itu di komputer harus terinstall Microsoft Word 2003/2007 atau 2010.

Cara mendapatkan Kode Registrasi

Untuk mendapatkan kode registrasi atau serial number gratis, silahkan membuka halaman Promosi http://www.anypdftools.com/pdf-to-word-get-keycode.html. selanjutnya, isikan Nama depan, belakang dan Email, lalu klik Send my keycode. Maka serial number akan langsung terkirim ke email kita.

Selanjutnya, download program installasi dari link berikut : anybizsoft-pdf-to-word_free.exe. Setelah itu install dan gunakan email dan serial number yang sudah diberikan untuk mengaktifkan menjadi full version.

File PDF Jadi Serangan Favorit Hacker



Adobe Reader merupakan software yang paling sering dieksploitasi dalam serangan terarah. Temuan tersebut diungkapkan oleh F-Secury, perusahaan spesialis keamanan asal Helsinki, Finlandia.

F-Secure menyebutkan, pengguna sebaiknya melakukan update ke versi Adobe Reader terbaru untuk melindungi dirinya dari serangan baru yang memanfaatkan celah keamanan yang baru saja ditambal tiga minggu lalu.

F-Secure mengklaim bahwa 61 persen dari sekitar 900 serangan yang mereka catat dalam dua bulan pertama di 2010 membidik khusus celah pada Adobe Reader.

Tahun 2008, Adobe Reader hanya menjadi sasaran 29 persen serangan. Angka itu naik menjadi hampir 50 persen di tahun lalu. Dengan tren seperti ini, software Adobe akan menjadi target dua dari tiga serangan di dunia maya. Sebagai perbandingan, dari total serangan yang hadir di dua bulan pertama, 2010, hanya 24 persen yang mengarah ke Microsoft Word.

Microsoft, dalam pandangan F-Secure, kini telah semakin baik. Padahal, dulu Word, Excel, dan PowerPoint yang sebelumnya menjadi sasaran sekitar separuh serangan hacker terhadap dokumen digital.

Bahkan di tahun 2008, serangan terhadap tiga aplikasi Microsoft tersebut mencapai 71 persen dari seluruh serangan. Menurut catatan F-Secure, kini angkanya secara total hanya mencapai 39 persen.

Mencegah Pencurian password atau data/identitas penting dengan Zemana AntiLogger



Di saat transaksi internet berkembang seperti ini, salah satu hal yang patut di waspadai adalah pencurian identitas diri, password atau data pribadi penting lainnya. Ketika kita memasukkan data rahasia seperti password bank, email atau account lainnya, bisa saja tanpa sepengetahuan kita, ada yang merekam penulisan password tersebut, lalu di kirim ke email tertentu.

Untuk mencegah hal tersebut, kita bisa menggunakan Zemana AntiLogger. Apa saja fiturnya dan apa itu KeyLogger ?

Apa itu KeyLogging, KeyLogger ?
Secara singkatnya, Keystroke logging atau disebut juga dengan keylogging adalah proses perekaman/pemantauan (tracking) penekanan tombol keyboard. Tombol di keyboard apa saja yang diketik akan terekam dan tersimpan dalam berkas log/catatan/rekaman. Hal ini bisa dilakukan dengan perangkat keras atau lunak (software). Perangkat atau software yang melakukan hal ini biasa disebut dengan KeyLogger. Selengkapnya tentang KeyLogger

Zemana AntiLogger
Software yang biasanya berbayar (seharga $34), kini atas kerjasama dengan Softpedia (situs download), bisa kita dapatkan secara gratis, tanpa registrasi dan berlaku untuk satu tahun. Fungsi utama software ini adalah melindungi dari keylogger dan aktivitas pencurian data (identitas) penting lainnya.

Dengan Zemana AntiLogger, penggunanya akan mendapatkan fitur :

* Transaksi online (bank atau keuangan lainnya) yang lebih aman.
* Mengalahkan malware atau program berbahaya lain sebelum data ditangkap dan di enkripsi.
* Aktif memonitor keylogger dan mematikannya, termasuk software pencuri identitas lainnya.
* Melawan program/software yang terlewatkan antivirus
* Tidak memperlambat kinerja komputer

Software ini kompatibel dengan Windows XP/Vista dan windows 7. Jika anda belum mempunyai software antiLogger dan sering menggunakan komputer untuk traksaksi online, membuka data pribadi yang menggunakan password, maka disarankan untuk menggunakan software ini, apalagi dengan adanya tawaran gratis software berbayar ini.
Download Free Full Version

Untuk mendapatkan software ini gratis dan bisa digunakan selama satu tahun kedepan, ikuti petunjuk berikut :

1. Kunjungi halaman promosi http://www.zemana.com/softpedia/.
2. Klik tombol FREE Full Version Download Now, untuk download AntiLogger_SOFTPEDIA_1.9.2.185.exe ( sekitar 6.7 MB).
3. Install program (AntiLogger_SOFTPEDIA_1.9.2.185.exe) dengan mengikuti petunjuk yang ada.
4. Setelah selesai, restart komputer.
5. Selanjutnya akan muncul window untuk aktivasi Zemana KeyLogger. Aktivasi software dengan klik Agree and activate now ( aktivasi ini memerlukan koneksi internet)

Beda Memori Th 1980 VS 2010


kira kira ada yang tau gak sih, beda memori tahun jadul sama yang sekarang ini, nah kalo kamu belom tahu yuk kita liat, pasti kagum dan nyeleh deh, saya pas pertama liat aja juga heran apalagi kamu, yuk kalo gak percaya liat aja yuk sama sama, tentunya hanya dengan klik






klik gambar buat perbesar





11 Kelemahan yang Kerap Tidak Disadari Admin Jaringan


Ancaman pembobolan ke dalam sistem jaringan tak hanya bersumber dari para peretas, orang dalam alias staf perusahaan itu sendiri pun bisa melakukannya.

Tentu saja hal ini membutuhkan suatu kesigapan dari seorang admin untuk menjaga sistem keamanan jaringan perusahaan agar tidak dijebol.

Berikut 11 hal yang menurut penulis dapat menjadi perhatian khusus bagi para admin agar kehandalan sistem keamanan jaringan perusahaan di mana Anda bekerja tetap terjaga:

1. Mudah tertipu dan terlalu percaya kepada pengguna/user Anda, terutama para staf wanita atau sahabat yang meminta pertolongan.
2. Gedung dan pintu akses masuk/keluar yang tidak aman.
3. Dokumen-dokumen dan disk atau peripheral komputer yang belum dihancurkan atau tidak hancur pada saat sudah dibuang ke tempat sampah dapat dibaca oleh pihak lain.
4. Password yang lemah atau bahkan sistem jaringan tidak menggunakan password sama sekali.
5. Pertahanan jaringan yang kurang kuat karena mungkin tidak ada firewall dan sebagainya.
6. Akses kontrol yang lemah, missing file dan beberapa akses yang tidak seharusnya diberikan kepada user yang tidak perlu.
7. Sistem yang tidak dilakukan patch.
8. Otentikasi dan information disclosure aplikasi web tidak dilakukan sembarangan.
9. Sistem wireless berjalan dengan setting default dan tanpa WEP, WPA atau WPA2, sangat riskan dan mudah untuk dijebol.
10.SNMP melakukan enable jaringan host dalam keadaan default atau hanya menggunakan mode guest untuk komunitasnya sehingga sangat mudah untuk dijebol.
11.Menggunakan firewall, router, remote access dan peralatan dial up dalam keadaan default atau password guest atau menggunakan password yang terlalu mudah, karena ini sebagai jalan masuk hacker ke dalam sistem.

Di bawah ini beberapa port yang sangat sering dilakukan penetrasi (hacking) oleh para peretas dan staf yang nakal untuk mencoba-coba menjebol sistem keamanan jaringan:
* TCP port 20 dan 21 FTP (File Transfer Protocol)
* TCP port 23 Telnet (Terminal Emulation)
* TCP port 25 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
* TCP dan UDP port 53 DNS (Domain Name System)
* TCP port 80 dan 443 HTTP dan HTTPs (Hypertext Transfer Protocol)
* TCP port 110 POP3 (Post Office Protocol version 3)
* TCP dan UDP port 135 RPC
* TCP dan UDP port 137 – 139 NetBIOS over TCP/IP
* TCP dan UDP port 161 SNMP (Simple Network Management Protocol)

Demikian, semoga beberapa informasi ini dapat dijadikan referensi bagi kalangan admin jaringan untuk lebih peduli dalam mengamankan sistem jaringan dan komputer mereka



Sabtu, 13 Maret 2010

Tips Perawatan

Tips bagaimana merawat kompi kamu!


Seiring dengan berjalannya waktu, sepertinya setiap sistem operasi (khususnya windows) mengalami penurunan kecepatan. Hal ini sebagian besar bukanlah disebabkan karena hardware kamu yang berhenti bekerja dengan cepat seperti saat kamu membeli nya pertama kali. Kesimpulannya Windows kamu memang yang bermasalah, bermasalah karena sampah-sampah yang menumpuk di sistem operasi mu.

Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki kinerja komputer pribadi kamu. Coba ikuti langkah-langkah berikut.

1. Download dan jalankan program Spybot Search and Destroy. Program ini akan mencari dan menghilangkan program yang terambil kamu ketika browsing dan chatting di internet, program-program biasanya terdownload tanpa sepengetahuan user dan terdownload otomatis ke system. Jika kamu memang selalu browsing, program Trojan juga nampaknya akan masuk ke system computer kamu. Program-program sampah seperti ini nampaknya memang bisa menjadi alas an utama mengapa computer kamu berkurang performanya.

SR

2. Selain program diatas, coba juga program Ad-Aware untuk cek registry dari web bugs . ketika melakukan scanning dengan Ad-Aware, akan terindikasi terdapat proses yang dijalankan pada system apabila memang terdapat Spy-ware. Hal ini tentu akan mengurangi performa computer anda.

Tampilan layout web tempat downloadnya

ada

3. Lakukan maintenance dengan membersihkan harddisk kamu dari temporary dan junk files. Sebagai contoh gunakan CCleaner.

4. Gunakkan aplikasi Registry Cleaner untuk membersihkan registry dari program-program sampah. Sebagai contoh program jv16 Powertools. Registry cleaner ini aman, dalam artian tidak akan menghapus registry yang memang seharusnya tidak dihapus. Tapi tetap User harus selalu hati-hati untuk mencoba program ini. Pikirkan dahulu apa hal yang akan kamu lakukan sebelum mencoba.

Tampilan program :

gdg




Rabu, 10 Maret 2010

All in 1 SN


All In One Serial Number & Keygen

SN

Mungkin anda semua masih bingung dengan judul yang saya berikan, ALL IN ONE Serial Number & Keygen yaitu kumpulan serial number baik dari software maupun game, yang di kemas dalam satu software.

Pada postingan Kumpulan Serial Number 2009 sebelumnya saya telah memberikan banyak serial number, tapi itu masih dalam keadaan manual dalam artian anda harus mencari SN yang anda inginkan dengan membuka file dalam bentuk notepad/word dan anda mencarinya satu - satu, itu sangat merepotkan bukan..

Tapi dengan Serials World anda hanya perlu membuka software ini, lalu mengetikan nama software yang ingin anda cari pada kotak search, lalu secara otomatis software ini akan menampilkannya jika software yang anda cari sudah ada di data base.

Dan data base dari software ini dapat di update, jadi anda akan mendapatkan serial number dari software - software atau game - game terbaru. Serial World akan secara otomatis mendownload data base terbaru jika sudah tersedia.

Menu Utama
Tampilan Utama


Tampilan utama seperti gambar diatas digunakan untuk mencari SN dari software - software.

Serials World juga menyediakan keygen untuk game, untuk menggunakan keygen anda hanya perlu meng-klik tombol kunci lalu keygen akan muncul seperti gambar dibawah ini..

Keygen
Tampilan Keygen


Software ini sudah saya coba, dan saya scan dengan menggunakan KIS 2010, jadi apabila aplikasi ini kedetect virus, silakan anda pause/matikan dulu anti virus yang anda gunakan, atau jika anda takut delete saja software ini



Senin, 01 Maret 2010


Cara Membuat Kalkulator dengan Visual Basic 6.0

| , |

Program kalkulator adalah program standar yang sudah tersedia di Microsoft Windows. Tetapi, tak ada salahnya jika kita mencoba membuat kalkulator sendiri dengan Microsoft Visual Basic 6.0.
Pertama-tama, buatlah sebuah form sesuai selera Anda, yang bentuknya kurang lebih seperti
kalkulator standar Windows, seperti ini:





Untuk properties dari masing-masing objek, saya contohkan seperti dibawah ini, dengan letak
masing-masing objek disesuaikan dengan gambar diatas.
Textbox 1:
(Name) : txtDisplay
Alignment: 1-Right Justify
Text : (kosongkan)
Maxlength : 12

Command Button 1:
(Name) : cmdAngka
Index : 1
Caption : 1

Command Button 2:
(Name) : cmdAngka
Index : 2
Caption : 2

Command Button 3:
(Name) : cmdAngka
Index : 3
Caption : 3

Command Button 4:
(Name) : cmdAngka
Index : 4
Caption : 4

Command Button 5:
(Name) : cmdAngka
Index : 5
Caption : 5

Command Button 6:
(Name) : cmdAngka
Index : 6
Caption : 6

Command Button 7:
(Name) : cmdAngka
Index : 7
Caption : 7

Command Button 8:
(Name) : cmdAngka
Index : 8
Caption : 8

Command Button 9:
(Name) : cmdAngka
Index : 9
Caption : 9

Command Button 10:
(Name) : cmdAngka
Index : 0
Caption : 0

Command Button 11:
(Name) : cmdPlusMinus
Caption : +/-

Command Button 12:
(Name) : cmdKoma
Caption : .

Command Button 13:
(Name) : cmdOperator
Index : 1
Caption : +

Command Button 14:
(Name) : cmdOperator
Index : 2
Caption : -

Command Button 15:
(Name) : cmdOperator
Index : 3
Caption : x

Command Button 16:
(Name) : cmdOperator
Index : 4
Caption : /

Command Button 17:
(Name) : cmdClearEntry
Caption : CE

Command Button 18:
(Name) : cmdClear
Caption : C

Command Button 19:
(Name) : cmdSamaDengan
Caption : =

Berikutnya, Anda tinggal membuat coding dari kalkulator tersebut. Jika Anda mengikuti semua
setting properties seperti diatas, maka codingnya saya contohkan seperti ini:

Option Explicit
Private Hasil As Double
Private Const opNol = 0
Private Const opTambah = 1
Private Const opKurang = 2
Private Const opKali = 3
Private Const opBagi = 4
Private Operator As Integer
Private NilaiBaru As Boolean

' untuk menghapus karakter terakhir
Private Sub Hapus()
Dim txt As String
Dim min_len As Integer
txt = txtDisplay.Text
If Left$(txt, 1) = "-" Then
min_len = 2
Else
min_len = 1
End If
If Len(txt) > min_len Then
txtDisplay.Text = Left$(txt, Len(txt) - 1)
Else
txtDisplay.Text = "0"
End If
End Sub

' hapus angka, hasil terakhir dan operator
Private Sub cmdClear_Click()
cmdClearEntry_Click
Hasil = 0
Operator = opNol
End Sub
' hapus angka
Private Sub cmdClearEntry_Click()
txtDisplay.Text = ""
End Sub
' menambahkan koma (desimal)
Private Sub cmdKoma_Click()
If InStr(txtDisplay.Text, ".") Then
Beep
Else
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = "."
NilaiBaru = False
Else
txtDisplay.Text = txtDisplay.Text & "."
End If
End If
End Sub

' Menghitung
Private Sub cmdSamaDengan_Click()
Dim HasilBaru As Double
If txtDisplay.Text = "" Then
HasilBaru = 0
Else
HasilBaru = CDbl(txtDisplay.Text)
End If
Select Case Operator
Case opNol
Hasil = HasilBaru
Case opTambah
Hasil = Hasil + HasilBaru
Case opKurang
Hasil = Hasil - HasilBaru
Case opKali
Hasil = Hasil * HasilBaru
Case opBagi
'Tidak bisa dibagi nol
If HasilBaru = 0 Then
MsgBox "Tidak bisa dibagi 0", vbOKOnly + vbCritical, "Kalku ERROR"
Call cmdClear_Click
Else
Hasil = Hasil / HasilBaru
End If
End Select
Operator = opNol
NilaiBaru = True
txtDisplay.Text = Format$(Hasil)
End Sub

' menuliskan angka
Private Sub cmdAngka_Click(Index As Integer)
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = Format$(Index)
NilaiBaru = False
Else
txtDisplay.Text = _
txtDisplay.Text & Format$(Index)
End If
End Sub
' tombol tambah/kurang/bagi/kali
Private Sub cmdOperator_Click(Index As Integer)
cmdSamaDengan_Click
Operator = Index
NilaiBaru = True
End Sub

' merubah tanda +/-
Private Sub cmdPlusMinus_Click()
If NilaiBaru Then
txtDisplay.Text = "-"
ElseIf Left$(txtDisplay.Text, 1) = "-" Then
txtDisplay.Text = Right$(txtDisplay.Text, 2)
Else
txtDisplay.Text = "-" & txtDisplay.Text
End If
End Sub

' filter untuk angka saja yg dapat diketikkan
Private Sub Form_KeyPress(KeyAscii As Integer)
txtDisplay_KeyPress KeyAscii
End Sub
Private Sub Form_KeyUp(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
txtDisplay_KeyUp KeyCode, Shift
End Sub
' supaya kursor tetap di kanan
Private Sub txtDisplay_Change()
txtDisplay.SelStart = Len(txtDisplay.Text)
End Sub
Private Sub txtDisplay_GotFocus()
txtDisplay_Change
End Sub

' untuk mengetikkan angka di keyboard
Private Sub txtDisplay_KeyPress(KeyAscii As Integer)
Dim ch As String
ch = Chr$(KeyAscii)
Select Case ch
Case "0"
cmdAngka_Click 0
Case "1"
cmdAngka_Click 1
Case "2"
cmdAngka_Click 2
Case "3"
cmdAngka_Click 3
Case "4"
cmdAngka_Click 4
Case "5"
cmdAngka_Click 5
Case "6"
cmdAngka_Click 6
Case "7"
cmdAngka_Click 7
Case "8"
cmdAngka_Click 8
Case "9"
cmdAngka_Click 9
Case "*", "x", "X"
cmdOperator_Click opKali
Case "+"
cmdOperator_Click opTambah
Case vbCrLf, vbCr, "="
cmdSamaDengan_Click
Case "-"
cmdOperator_Click opKurang
Case "."
cmdKoma_Click
Case "/"
cmdOperator_Click opBagi
Case "C", "c"
cmdClearEntry_Click
End Select
KeyAscii = 0
End Sub

' untuk ketikan angka di numpad
Private Sub txtDisplay_KeyUp(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
Select Case KeyCode
Case vbKeyNumpad0
cmdAngka_Click 0
Case vbKeyNumpad1
cmdAngka_Click 1
Case vbKeyNumpad2
cmdAngka_Click 2
Case vbKeyNumpad3
cmdAngka_Click 3
Case vbKeyNumpad4
cmdAngka_Click 4
Case vbKeyNumpad5
cmdAngka_Click 5
Case vbKeyNumpad6
cmdAngka_Click 6
Case vbKeyNumpad7
cmdAngka_Click 7
Case vbKeyNumpad8
cmdAngka_Click 8
Case vbKeyNumpad9
cmdAngka_Click 9
Case vbKeyMultiply
cmdOperator_Click opKali
Case vbKeyAdd
cmdOperator_Click opTambah
Case vbKeySeparator
cmdSamaDengan_Click
Case vbKeySubtract
cmdOperator_Click opKurang
Case vbKeyDivide
cmdOperator_Click opBagi
Case vbKeyDecimal
cmdKoma_Click
Case vbKeyBack, vbKeyDelete
Hapus
End Select
KeyCode = 0
End Sub

Minggu, 28 Februari 2010

cara menghilangkan virus komputer


Langkah-langkah menghilangkan virus komputer
Posted in IT Solution, Tutorial - 89 Comments
Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:

Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.

Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.

Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
C:\WINDOWS\system32\smss.exe
C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
C:\WINDOWS\system32\services.exe
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe
Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.

Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"Hidden"=dword:00000000
"SuperHidden"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000000

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Shell"="Explorer.exe"
"Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"

[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
@="regedit.exe \"%1\""

[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.

Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

Popularity: 40% [?]

Related Post

12 Langkah Menjadi Seorang Web Developer
Mengakses situs yang diblokir
Tutorial Dasar Perancangan Theme Wordpress
Wujudkan Mimpimu!
WordPress Perfect Setup Tutorial
Tutorial Pembuatan Login Dengan Prado Framework

TOOLS CLEANWIPE SYMANTEC ENDPOINT PROTECTION

Tools CleanWipe Symantec Endpoint Protection V 14.3.MP1 Alat Penghapusan Cleanwipe Symantec memungkinkan penghapusan komponen produk Symante...