Selasa, 27 April 2010

Penyebab Komputer Hang

Anda mungkin sering mengalami kejadian yang menjengkelkan ketika lagi asyik mengetik atau main game di pc tiba-tiba komputer jadi “hang” alias macet. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa alasan.

Virus
Ini adalah salah satu alasan kenapa komputer sering “hang”. Baik Anda pengguna biasa ataupun pengguna komputer profesional, Anda pasti sering menghadapi masalah tentang virus. Tanda pertama dari infeksi virus adalah ketidakstabilan. Beberapa virus menghapus sektor boot dari harddisk, sehingga mustahil untuk boot.

Lebih baik Anda melindungi komputer dengan antivirus yang bagus sehingga dapat membantu Anda mendeteksi adaanya virus dan juga untuk mencegah masalah masuknya virus ke komputer Anda. Yang paling penting tentang antivirus adalah bahwa Anda harus memperbaruinya harian, ada virus baru setiap harinya, dan antivirus tanpa terupdate adalah sia-sia.

RAM rendah
Masalah RAM mungkin akan membuat layar menjadi mati dan berwarna (BSOD) dengan juga terdapat pesan ‘Fatal Exception Error’. Sebuah kesalahan fatal menunjukkan masalah hardware yang serius. Kadang-kadang dapat diartikan ada bagian yang rusak dan perlu penggantian.

Namun kesalahan yang sangat fatal disebabkan oleh RAM yang rendah. Jadi jika ingin membeli sebuah produk Anda harus memastikan bahwa Anda membeli RAM yang bermerek dan jangan mencari yang murah.

Pengaturan BIOS
Setiap motherboard disertakan dengan berbagai pengaturan chipset yang ditentukan oleh pabrik. Setelah masuk BIOS, perhatian besar harus diambil. Cobalah untuk mengingat atau menulis semua pengaturan yang telah dibuat. Dengan demikian, jika Anda mengubah sesuatu dan komputer menjadi tidak stabil, Anda akan tahu untuk mengembalikannya ke pengaturan semula.

Hard disk drives
Setelah beberapa bulan, informasi pada hard disk drive mulai menjadi sedikit. Ada baiknya untuk melakukan defragment hard disk setiap minggu, untuk mencegah frezee screen. Menggunakan Windows Disk Defragmenter setiap minggu untuk menjaga informasi dalam hard disk Anda dalam kondisi baik.

Software
Sebuah masalah umum yang sering menyebabkan komputer “hang” adalah kesalahan menginstal perangkat lunak. System registry dapat rusak oleh perangkat lunak yang telah usang yang anda pikir telah di unsinstall. Gunakanlah perangkat lunak reg cleaner untuk membersihkan system registry dan menghapus isi perangkat lunak yang tidak terpakai.

Baca petunjuk penggunaannya secara hati-hati agar Anda tidak melakukan
kerusakan permanen pada registry. Jika registry sudah rusak anda harus menginstal ulang sistem operasi Anda.

sumber: articleclick
http://dedepurnama.blogspot.com

Anti Virus McAfee

Kesalahan Deteksi Antivirus McAfee Membuat Windows Sering Restart/Booting

Jika anda pengguna antivirus McAfee, menggunakan Windows XP dan kemarin melakukan upadate dengan McAfee DAT 5958, kemungkinan besar komputernya akan mengalami masalah. Di update ini McAfee salah mendeteksi file windows yang cukup penting svchost.exe, sebagai virus sehingga berakibat komputer akan sering restart/booting.

File svchost.exe dianggap terinfeksi virus W32/Wecorl.a, sehingga sistem menjadi tidak stabil dan senantiasa reboot. Lalu, bagaimana mengatasi jika hal ini terjadi ?
Kesalahan deteksi ini memang bisa dibilang cukup fatal, mengingat file svchost.exe merupakan file penting windows. Ketika file ini sebenarnya bersih, tetapi dianggap virus, maka bisa jadi akan di masukkan karantina, aksesnya diblok atau dimatikan prosesnya. Hal ini menyebabkan windows XP tidak stabil dan memunculkan pesan error atau Blue Screen dan komputer selalu restart (reboot) berulang-ulang.

Setelah mengetahui hal ini, McAfee segera bertindak cepat dengan merilis informasi update, penjelasan dan cara mengatasinya. Sebelumnya McAfee sudah memberikan solusi permasalahan ini dengan update terbaru, penjelasannya termasuk serta langkah manual mengatasi hal itu yang bisa dilihat dari halaman http://vil.nai.com/vil/5958_false.htm

Kemudian, baru saja, McAfee memperbarui teknik perbaikan jika komputer mengalami masalah akibat salah deteksi diatas. Kali ini caranya lebih mudah, lakukan langkah sebagai berikut :

1. Download McAfee SuperDAT recovery tool dari komputer yang tidak terinfeksi atau warnet
2. Jalankan komputer yang terkena masalah melalui Safe Mode
3. Jalankan SuperDAT recovery tool di komputer tersebut
4. Restart komputer secara normal, kemudian download update terbaru dari mcafee

Menurut laporan McAfee, kejadian ini sepertinya hanya berpengaruh di Microsoft Windows XP dengan SP3 dan tidak berpengaruh di versi lainnya (Vista atau Windows 7). Informasi selengkapnya bisa melihat McAfee Support article

http://dedepurnama.blogspot.com

Software Gratis Untuk Proteksi Komputer

Software Gratis Alternatif pengganti DeepFreeze. Bagi sebagian besar kita mungkin tidak asing lagi dengan program/software yang satu ini, DeepFreeze. Merupakan salah satu software yang cukup populer untuk proteksi komputer dari berbagai masalah (virus, malware, error installasi program dsb). Teknik yang digunakan adalah dengan mengembalikan sistem komputer ke keadaan sebelumnya setelah restart.

DeepFreeze merupakan program berbayar, jika kita ingin mendapatkan fitur sejenis tetapi dengan program gratis, berikut altenatifnya.

Returnil Virtual System (RVS) 2010 Home Free
RVS 2010 merupakan software kombinasi antara antivirus, anti-malware dan virtualisasi sistem yang bertujuan untuk melindungi komputer dari berbagai serangan/infeksi virus dan sejenisnya. RVS 2010 Home Free bisa kita gunakan grais untuk personal dan non-commercial.
Berikut beberapa fitur RVS 2010 Home Free :
- Virus Guard, Antivirus yang memonitor secara realtime (terus menerus)
- Sistem safe (virtusl sistem), untuk mengembalikan keadaan komputer seperti sebelunya. Seperti halnya DeepFreeze.
- Virtual Disk, mampu membuat virtual disk/partisi.
- Access Protection, untuk menjaga komputer dari penggunaan yang tidak di inginkan
- Message Center, memberikan berbagai informasi berkaitan dengan keamanan/infeksi virus.
- Berbagai fitur lainnya

Salah satu fitur yang merupakan alternatif DeepFreeze adalah kemampuan untuk mengembalikan keadaan sistem seperti sebelumnya. Jadi ketika komputer sudah terinfeksi virus, maka komputer bisa dikembalikan ke keadaan sebelumnya. Data atau Update yang sudah tersimpan pun akan terhapus jika dilakukan recovery, sehingga pastikan untuk menon-aktifkan terlebih dahulu RVS 2010 ketika melakukan update dan perubahan penting lainnya.

Untuk mendapatkannya silahkan klik di bawah ini

Download RVS 2010 Free

Windows SteadyState
Sebagai pembuat Sistem operasi, Microsoft pun tidak ketinggalan memberikan software untuk proteksi sistem yang mempunyai fitur seperti deepfreeze. Meskipun sederhana fitur yang sudah di integrasikan (system restore) menyediakan fitur ini, tetapi tidak jarang system restore malah digunakan virus untuk menggandakan diri.
Windows SteadyState yang sebelumnya bernama Shared Computer Toolkit, di design dengan fitur-fitur seperti berikut :
- Mengatur komputer sharing lebih mudah dan aman
- Mengunci user interface, sehingga lokasi penting tidak dapat diijinkan di akses oleh user tertentu.
- Mengembalikan komputer ke keadaan sebelumnya setelah restart.

Fitur terakhir ini yang mirip dengan DeepFreeze. Ketika Disk Protection diaktifkan, akan membuat semacam cache file dan memantau setiap perubahan sistem operasi atau direktori program. Pada interval yang bisa ditentuan cache ini bisa dihapus dan mengembalikan keadaan komputer seperti sebelumnya. Download software ini berlaku untuk pengguna Windows XP atau Vista Original

Download dan Informasi selengkapnya : Windows SteadyState

sumber : ebsoft
http://dedepurnama.blogspot.com

Sabtu, 10 April 2010

Mengatasi Apabila REGEDIT Rusak

System Regedit

Pernahkah kawanmengalami REGEDIT rusak atau eror pasti jarang sekali problem seperti ini apalagi sampai rusak beh…berabe urusannya, untuk REGEDIT atau REGISTRY yang bermasalah di blog ini akan memberika solusinya ya…sekedar bagi-bagi ilmu buat apa sih ilmu di makan sendiri percuma saja kan??

Langkah awal apabila regedit kawan rusak Jangan menelpon Microsoft Technical Support, karena kemungkinan besar mereka tidak akan memberikan pertolongan mang tugas Microsoft hanya layanin Regedit saja heheee….. tapi ada kabar baiknya nih apabila kawan operating Windows 95, 98 dan NT mempunyai mekanisme backup registry yang sederhana dan selalu membuat backup terlebih dahulu.

Dalam direktori Windows, ada beberapa file - file yang tersembunyi, empat diantaranya yaitu SYSTEM.DAT, USER.DAT, dan backupnya SYSTEM.DA0 dan USER.DA0. Windows 9x mempunyai feature yang bagus dimana setiap kali berhasil start dengan baik, ia akan mengkopy registry ke file - file backup ini. sehingga apabila terjadi kesalahan kita dapat merestore registry. Berikut ini adalah cara untuk merestore registry Windows :

  • Klik tombol Start, dan klik Shut Down.
  • Pilih “Restart In MS-DOS Mode”, Klik tombol OK.
  • Ganti ke direktori Windows, ketik cd C:\Windows.
  • Ketik perintah - perintah berikut dan tekan ENTER setiap satu perintah.

attrib -h -r -s system.dat

attrib -h -r -s system.da0

copy system.da0 system.dat

attrib -h -r -s user.dat

attrib -h -r -s user.da0

copy user.da0 user.dat

  • Restart komputer.

Langkah - langkah diatas akan memperbaiki registry kita ke kondisi terakhir kali komputer kita berjalan normal apabila kawan masih belum paham tentang Mem-backup Dan Me-restore Regedit blog ini akan menjelaskan besok jadi sabar menunggu ya. Ok sampai disini dulu artikel dari saya semoga bermanfaat untuk semua kawan. jangan lupa kasih komentar agar penulis bisa mengkoreksi diri dan ada timbal balik dari penulis dan pembaca.

Struktur Pada System REGEDIT

Kita lanjutkan lagi materi tentang regedit kemarin blog ini sudah mengulas tentang system regedit, nah hari ini blog akan membahas tuntas stuktur system regedit. Tidak hanya manusia yang mempunyai struktur organ pada tubuh tetapi computer juga mempunyai struktur tersendiri yang dimana berfungsi untuk menyimpan dan mencatat hasil dari perubahan pada computer.

System regedit mempunyai system struktur hirarki pasti akan rumit apabila kita melihat struktur pada regedit karena semua system saling berkaitan dan berhubungan. Struktur regedit sangat mirip seperti struktur pada direktori harddisk dan system direktori pada regedit juga berupa explorer ini bertujuaan agar para user dapat mengoperasikannya dengan mudah.

Setiap cabang paling atas atau utama dinyatakan dengan icon folder dalam Registry Editor atau disebut Hive. Setiap Hive berisi Key di dalam terdapat SubKey dan juga Value. Value ini lah yang berisi informasi - informasi yang disimpan dalam Registry. Ada tiga macam tipe value yaitu String, Binary dan DWORD yang kegunaannya tergantung keperluan. Ada enam cabang utama yang setiap cabangnya berisi informasi yang spesifik yang disimpan dalam Registry :

· HKEY_CLASSES_ROOT : Cabang ini berisi semua tipe - tipe file, informasi OLE dan shortcut data.

· HKEY_CURRENT_USER : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_USERS yang bersesuaian saat user login ke PC. Informasi yang ada hanya digunakan oleh user yang sesuai.

· HKEY_LOCAL_MACHINE : Cabang ini berisi semua informasi komputer mengenai tipe hardware, software, dan preferences yang lain. Semua informasi ini digunakan oleh seluruh user yang log on ke komputer.

· HKEY_USERS : cabang ini berisi preferences individu untuk setiap user komputer, setiap user diwakili dengan sub-key SID yang terletak di bawah cabang utama.

· HKEY_CURRENT_CONFIG : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE yang sesuai dengan konfigurasi hardware yang sedang digunakan.

· HKEY_DYN_DATA : Cabang ini mengarah ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE, untuk penggunaan fungsi Plug-&-Play Windows, bagian ini bersifat dinamis dan akan berubah bila ada perangkat yang ditambah atau dilepas dari system.

Wah…begitu telitinya ya….komputer sampai bagian yang kita gak pernah di jamah ternyata mempunyai fungsi yang penting. Gimana hasil membacanya semoga ilmu yang terdapat pada blog ini dapat digunakan dengan baik amin….seperti biasa tinggalkan komentar untuk posting ini.



Mengedit System REGEDIT

System Regedit

Untuk tutorial REGEDIT kita akan membahas bagaimana cara mengedit system pada regedit, posting sebelumnya blog ini membahas tentang definisi dan letak regedit nah sekarang kita bahsa lebih dalam lagi ok untuk mempersingat waktu langsung saja. Di dalam system regedit terdapat editor yang berfungsi untuk melihat, mencari, dan mengedit data di dalam Registry.

Ada beberapa cara untuk mengedit regedit di antaranya yang paling gampang saja klik START kemudian pilih RUN setelah muncul kotak dialog masukan atau ketik “regedit” Klik OK laluu akan muncul kotak dialog yang dimana kotak dialog tersebut berupa regedit dari system komputer dan akan nampak bahwa pada sebelah kiri adalah kumpulan folder – folder dan pada sebelah kanan adalah isi (value) dari folder yang terpilih.

Tanda [+] berfungsi untuk meng-expand suatu folder pada bagian kiri dari folder, atau dengan mengklik ganda pada folder tsb. Dan untuk menampilkan suatu key pada folder klik key tertentu dan lihat nilainya (value) pada bagian kanan, kita juga bisa merudah dan menghapus key tersebut dengan cara klik kanan pada mouse lalu pilih perintah apa yang mau teman lakukan.Sebelum kita membuat perubahan pada registry, dianjurkan untuk mem-backup registry terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan system.

Perusahaan Microsoft mengikutsertakan sebuah utility pada CD-ROM Windows 95 yang memungkinkan kita membuat backup Registry komputer. Program Microsoft Configuration Backup yaitu CFGBACK.EXE program ini dapat ditemukan pada direktori \Other\Misc\Cfgback di CD-ROM Windows 95. Dengan fasilitas utility ini kita dapat membuat sampai sembilan backup registry yang berbeda, yang akan disimpan di direktori Windows dengan ekstensi RBK. Jika sistem di set untuk multi user, program CFGBACK.EXE tidak dapat membackup file USER.DAT. Setelah mem-backup Registry, kita dapat mengkopi file RBK ke floppy disk. Dan untuk me-restore-nya file RBK harus ada di direktori \Windows. Windows 95 menyimpan file - file backup dalam bentuk terkompres, dan untuk me-restore-nya hanya dapat menggunakan utility CFGBACK.EXE.

Nah gimana ngertikan bagaimana cara kerja system regedit selamat uji coba pada komputer teman jangan takut biar gak penasaran posting selanjutnya akan membahas tentang Struktur Regedit. Jangan lupa tinggalkan komentar ya…

Merubah Time AM dan PM Melalui Regedit

System Regedit

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan informasi mengenai REGEDIT, posting yang lalu blog ini sudah membahas tentang memodifikasi Recyle Bin apakah teman sudah berhasil ?? bagi yang belum bisa atau baru bergabung dengan blog ini monggo di baca dulu posting sebelumnya supaya nyambung gitu. Baik sekarang blog ini akan mengulas Bagaimana Merubah Time AM dan PM Pada Windows.

Langsung saja kita ulas lebih dalam klik Start pada Komputer kawan Start-Run atau cara cepatnya tekan Start+R maka akan muncul kotak dialog seperti di bawah ini.

setelah itu Ketik REGEDIT setelah di ketik klik Enter akan muncul kotak dialog lagi seperti ini.

Cari Folder HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International setelah itu Klik s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI. klik s2359 dan ubah teks PM dengan SORE. Kalau pusing Lihat gambar di bawah ini.

Ubah pada kotak sebelah kanan lihat file s1159 ubah teks AM dengan PAGI dan file s2359 ubah teks PM dengan SORE. Setelah semuanya di setting atau di rubah restart computer teman insya Allah SWT bisa.

Bagaimana sudah mengerti kan cara merubah time pada windows kalau teman masih gak bisa ubah timenya di REGEDIT coba di Control Panel. Samapai di sini dulu ya…semoga artikel ini berguna dan bermanfaat amin. Jangan lupa berikan komentar untuk artikel ini agar ada feedback dari penulis dan pembaca.




Modifikasi Recycle Bin

System Regedit
Ada tips dan trik nih untuk memodifikasi regedit teman biar tampilan di computer kita berubah dan teman tidak bosan melihat computer sendiri. Posting system regedit kemarin saya membahas tentang Mem-backup Dan Me-restore Registry dan Meng-Nasionalisasikan System Windows nah dengan tips yang sudah saya berikan boleh lah kita coba modifikasi windows kita.Baik untuk memodifikasi regedit pastikan dulu teman mem-backup registry sudah bisa kan mem-backup registry? Kalu sudah mari kita praktekan satu persatu.
TPA
Untuk kali ini kita modif Recycle Bin atau mengganti nama Recycle Bin menjadi Tong Sampah atau Tempat Pembuangan Terakhir sesuai gambar di samping kiri, Gimana modifikasinya?? Ikuti petunjuk di bawah ini.Untuk mengganti nama Recycle Bin teman masuk ke RUN dan cari folder HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}setelah itu Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.Dan untuk Memunculkan Rename Pada Recycle Bin cari folder HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\ShellFolderKlik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20. Segini dulu tips dan trikdari saya semoga bisa membuat teman betah setelah lihat Recycle Bin menjadi Tong Sampah atau Tempat Pembuangan Akhir heheeee. Baik sampai di sini dulu posting kali ini. Terima kasih kawan telah membaca artkel saya. Jangan lupa berikan komentar untuk artikel ini agar ada feedback dari penulis dan pembaca.


Meng-Nasionalisasikan System Windows

System Regedit
Masih inget sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1908? Waktu itu kebetulan kakek saya ikut dalam pertemuan tersebut heheheee….pasti kawan hafal dunk isi sumpah pemuda salah satunya adalah Kami Putra Putri Indonesia berbahasa satu bahasa Indonesia wah mantep banget tuh kalau kawan bisa merenungkan bangsa Indonesia sangat menjungjung tinggi bahasa Indonesia jadi segala aspek kehidupan dan bahasa komunikasi sehari-hari masyarakat adalah bahasa Indonesia.
Untuk mewujudkan dan menpraktekan isi janji sumpa pemuda tersebut, blog ini akan Meng-Nasionalisasikan System Windows dengan tujuan agar para penduduk Indonesia dapat mengoperasikan computer dengan mudah dan paham minimal bisa menghidupkan dan matikan computer heheee…baik langsung saja saya tunjukkan caranya baca terus…..
Coba buka Windows Explorer. Dari menu View, pilih Folder Options. Pindah ke tab View. Akan muncul tampilan. Perhatikan bahwa semua setting tersebut menggunakan bahasa Inggris, misalnya Allow all uppercase names, hide file extensions for known file types, dan lain-lain. Untuk mengganti tulisan tersebut menjadi teks berbahasa Indonesia caranya adalah sebagai berikut :
Dari Start Menu, pilih Run.
Ketikkan regedit, klik OK.
Pindah ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\explorer\Advanced\Folder.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan kawan Back up file registry terlebih dahulu supaya kalau ada kesalahan Anda masih mengembalikan seperti keadaan semula. Cari string “Text” (tanpa tanda petik) yang terletak pada panel sebelah kanan untuk masing-masing subkey. Lalu ganti isinya (atau Data-nya).
Kalau kawan masih bingung, perhatikan cara di bawah ini kami berikan contoh lengkapnya :
Di bawah key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\explorer\Advanced\Folder terdapat beberapa subkey, diantaranya adalah ClassicViewState, DontPrettyPath, Hidden, HideFileExt, dan seterusnya.
Sekarang pindah ke subkey HideFileExt. Perhatikan pada panel di sebelah kanan, terdapat Name=Text dan Data=Hide file extensions for known file types. Untuk mengganti menjadi bahasa Indonesia klik dua kali pada tulisan Text. Isikan dengan (misalnya) “Sembunyikan ekstensi file untuk type file yang diketahui” (tanpa tanda petik).
Untuk setting yang lainnya caranya sama dengan di atas. Pertama pindah ke salah satu subkey. Klik dua kali pada Text dan ganti tulisan berbahasa Inggris tersebut dengan tulisan Anda. Selamat mencoba !! apabila Masih bingung dengan tips di atas ? Kirim pertanyaan ke Forum Diskusi atau help@klik-kanan.com dijamin kami akan bantu. Ok sampai disini dulu pembelajaran dan tips dari saya, Jangan lupa berikan komentar untuk artikel ini agar ada feedback dari penulis dan pembaca.


Solusi : Regedit Disable by Administrator

Saat kita akan mengedit registri, ada kalanya fungsi regedit di Windows tidak bisa diakses alias disable. Ini bisa dikarenakan oleh virus, atau juga memang oleh sang Administrator telah di-disable untuk mencegah orang yang tidak berkepentingan mengutak-atik setting Windows. Kalau anda pernah mengalami kejadian seperti ini Registry Editing has been disable by your Administrator ketika memasukkan perintah REGEDIT pada menu RUN
solusi mengatasi registri disable by administrator
Inilah solusi singkat yang mungkin bisa membantu anda mengatasi masalah seperti diatas.
Klik Menu [Start] – [RUN] dan masukkan perintah : GPEdit.msc
GPEDIT
Akan muncul Windows Group Policy, selanjutnya arahkan ke [User Configuration] – [Administrative Templates] – [System].
Group Policy
Setelah itu pada jendela sebelah kanan (panel setting) Double Klik Prevent Access to Registry Editing Tools
disable registry tools
Pada jendela yang muncul pilih NOT CONFIGURED atau DISABLED, untuk mengaktifkan kembali fungsi regedit.
Disable Regedit
Klik OK
Sekarang coba anda akses registry editor lewat menu [RUN] - REGEDIT kalau masih belum berhasil, Restart Komputer anda dan coba akses lagi registry editor.
Bila ternyata Solusi tersebut masih juga kurang ampuh, Tinggal Download REGTOOLS dari Doug Knox, Save dan kemudian jalankan regtools, ini berfungsi untuk meng-enable dan disable registry. Bila kondisi registry editor disable, maka regtool akan meng-enable-kannya, begitupun sebaliknya.
Selamat mencoba dan jangan lupa untuk mendapatkan update dan informasi terbaru dari tasikisme.com secara langsung ke email, tinggal masukkan email anda di bawah ini dan klik subscribe!


Mem-backup Dan Me-restore Registry

System Regedit

Kemarin bog ini sudah membahas bagaimana cara menangani apabila regedit rusak semoga posting tersebut bermanfaaat dan langsung di pratekan di komputernya masih-masing hehee….nah sekarang posting system regedit kali ini akan membahas tetang backupdan restore registry jadi apabila regedit sudah ingin rusak lebih baik di backup terlebih dahulu agar settingan pada computer tidak hilang.
Sebelum membahas lebih dalam kita Intro dulu, Microsoft mengikutsertakan sebuah utility pada CD-ROM Windows 95 yang memungkinkan kita membuat backup Registry komputer. Program Microsoft Configuration Backup yaitu CFGBACK.EXE dapat ditemukan pada direktori \Other\Misc\Cfgback di CD-ROM Windows 95. Dengan utility ini kita dapat membuat sampai sembilan backup registri yang berbeda, yang akan disimpan di direktori Windows dengan ekstensi RBK. Jika sistem di set untuk multi user, program CFGBACK.EXE tidak dapat membackup file USER.DAT.
Setelah mem-backup Registry, kita dapat mengkopi file RBK ke floppy disk atau alat penyimapanan lainnya. Dan untuk me-restore-nya file RBK harus ada di direktori \Windows. Windows 95 menyimpan file - file backup dalam bentuk terkompres, dan untuk me-restore-nya hanya dapat menggunakan utility CFGBACK.EXE.
Nah bagaimana sudah mengerti cara mengbackup dan me-restore registry silahkan mencoba semoga berhasil. Ok sampai disini dulu sharing REGEDIT nya, Jangan lupa berikan komentar untuk artikel ini agar ada feedback dari penulis dan pembaca.


TOOLS CLEANWIPE SYMANTEC ENDPOINT PROTECTION

Tools CleanWipe Symantec Endpoint Protection V 14.3.MP1 Alat Penghapusan Cleanwipe Symantec memungkinkan penghapusan komponen produk Symante...